effort laki laki itu cerminan keseriusan. biarkan mereka yang membuktikan lewat usaha dan tindakan, kalau cuma manis di chat tanpa usaha nyata itu bukan keseriusan. laki laki kalau udah cinta jangankan duitnya, dunianya juga bakal dikasih buat kamu, tapi kalau dia ga kasih apa apa ya sebaliknya.
SE SIMPLE ITU GIRLS.
dulu selalu mikir kalau kunci sebuah hubungan itu komunikasi. ternyata nggak sesederhana itu. it’s all about understanding each other. mau ngomongin semua yang dirasain sampai mulut berbusa pun, nggak akan ada gunanya kalau kita nggak bisa saling memahami sudut pandang masing-masing.
Pas nanya temen2ku yang nikah, gimana caranya bisa yakin kalo "he's the one?" They said "kalo udah ketemu pasti bakal tau, seyakin&segampang itu jalannya"
Mereka jg awalnya ga expect bakal "bisa nikah", like hopeless romantic/berkali2 dapet cowo yg gabener, but now they're happy
Gue dulu juga confess begitu ke keluarga. Malah adik gue (nomor 2), udah nikah duluan daripada gue
Gue versi muda itu egonya tinggi banget, merasa gabutuh pasangan, kayak "emang lo bisa kasih apa? Cinta? ZzzzzzzZ, boring 😴"
Kondisi gue saat itu karir bagus & udah financial
kalo seseorang harus terus diajarin gimana caranya sayang dan memperlakukan kamu dengan baik, mungkin masalahnya bukan karena dia ga paham. dia cuma ga milih ngelakuin itu buat kamu
The idea of a best friend feels like the purest kind of love. It’s choosing the same person again and again, often without even realizing you’re doing it, because somewhere deep down you just know your lives were meant to intersect. Like your bond carries a quiet kind of fate one that’s impossible to explain but impossible to ignore.