Buat gue, orang yang cerdas itu attractive banget. dan gue nggak ngomongin soal pintar secara akademis.
gue suka orang yang punya depth, rasa ingin tahu yang tinggi, punya wawasan, punya opini sendiri, dan bisa ngejelasin kenapa dia berpikir seperti itu.
kasih gue seseorang yang pikirannya bikin gue selalu pengen tahu lebih banyak tentang dia.
Di Jepang, ada seorang perempuan 71 tahun yang merawat ibu berusia 102 tahun seorang diri selama 12 tahun, sampai akhirnya sang anak memb*nuhnya 😭
Perempuan tersebut kemudian dijatuhi hukuman 3 tahun penjara dengan masa percobaan 5 tahun setelah terbukti memb*nuh ibu kandungnya yang mengidap demensia.
Kejadian ini berlangsung di Kunitachi, Tokyo. Selama bertahun-tahun, dia merawat ibunya yang membutuhkan perhatian hampir terus-menerus. Kondisi seperti ini dikenal sebagai rōrō kaigo, yaitu ketika lansia harus merawat lansia lain yang sudah sangat tua.
Bahkan di malam hari, sang ibu bisa membangunkannya berkali-kali untuk pergi ke toilet. Beban tersebut membuat sang anak mengalami kelelahan fisik dan mental yang berat, sampai mengalami masalah pada pinggangnya.
Puncaknya, sang ibu jatuh dari tempat tidur dan dia nggak sanggup mengangkatnya kembali. Saat meminta bantuan lewat 119, dia justru disebut mendapat teguran agar tidak menelepon lagi untuk hal seperti itu. Setelah itu, dalam kondisi yang sudah sangat tertekan, dia akhirnya memb*nuh ibunya.
Hakim kemudian menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara dengan masa percobaan 5 tahun, sehingga dia tidak langsung menjalani hukuman di penjara.
Jujur, ceritanya bikin nyesek 😭
Selama 12 tahun dia merawat ibunya seorang diri sampai tubuhnya sendiri ikut menyerah. Nggak kebayang seberapa capek dan terdesaknya seseorang sampai akhirnya merasa sudah nggak punya jalan keluar lagi 😭
Suamiku pernah berantem besar sama mertua gara-gara dia mandiin anak 😭
Mertuaku memang heboh banget kalau suamiku ikut ngurus anak. Waktu suamiku lagi mandiin anak, mertua bilang:
“Kalau ngurus anak satu orang aja, biar ibunya aja. Jangan banyak campur tangan.”
Suamiku langsung kesel dan jawab, “Diam deh, Ma.”
Mertuaku akhirnya ngambek, nggak mau masak dan nggak mau ngobrol. Pas bapak mertua pulang kerja, suamiku malah dimarahin karena dianggap nggak sopan sama ibunya.
Besoknya mertua masih ngamuk-ngamuk di teras, sementara aku di kamar malah ketawa sendiri 😭
Soalnya kalau suamiku lagi libur kerja, dia memang ikut ngurus anak. Mulai dari mandiin, nyebokin, bahkan kadang nyuapin kalau anak lagi mau makan.
Terus mertua pernah bilang:
“Bapak kamu itu suami beruntung, nggak pernah disuruh ngurusin anak. Mandiin atau nyebokin aja nggak pernah. Malahan bapak kamu yang diurusin, bajunya disiapin tiap pagi, makan juga disiapin.”
Suamiku malah jawab:
“Kalau aku hebat dong. Udah ganteng, cari duit, bisa ngurus anak, bisa ngurus istri juga. Hebat banget aku.” 😭
Di situ gue puas banget dengernya 😂
Aku pny temen yg parentnya kyk gini. Kasihan bgt dia umur 20+ gatau qris, gatau grab, pesen tiket kereta, dll. Anaknya tertutup dan neurodivergent juga. Akhirnya kuajarin bnyk hal dan ajak jalan kemana2
Overprotective religious parents sometimes does more harm than good
@fenyadei Ini kan permasalahannya karna dia masih butuh penyesuaian. Kan bisa dibicarain baik2. Ngapain elu bawa2 status yatim nya dia segala kak? Lu pembully ya di kantor?